Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITAKesehatanNasional

Tingkatkan Kapasitas Layanan, RSUD dr. Iskak Tulungagung Tambah 50 Mesin Hemodialisa

45
×

Tingkatkan Kapasitas Layanan, RSUD dr. Iskak Tulungagung Tambah 50 Mesin Hemodialisa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TULUNGAGUNG, | khabarpetang.my.id – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan dan memangkas antrean panjang pasien gagal ginjal, RSUD dr. Iskak Tulungagung berencana menambah jumlah alat hemodialisa menjadi sekitar 50 unit pada tahun 2026 ini. Langkah strategis ini diambil menyusul tingginya angka kebutuhan masyarakat yang saat ini mencapai lebih dari 100 pasien per hari.

Direktur RSUD dr. Iskak tulungagung, dr. Zuhrotul Aini, menjelaskan bahwa pengadaan alat baru ini sangat mendesak dilakukan mengingat beban kerja mesin yang sudah sangat tinggi saat ini.

Example 300x600

“Pengadaan ini sudah sangat mendesak. Targetnya kita tambah menjadi 40 sampai 50 unit. Angka pastinya sedang dihitung kebutuhannya secara detail,” ujar dr. Zuhrotul Aini, Senin (2/2/2026).

Saat ini, RSUD dr. Iskak Tulungagung memiliki 35 unit mesin hemodialisa yang harus bekerja maksimal untuk melayani lonjakan pasien.

“Dengan 35 mesin yang ada sekarang, kita bisa melayani sekitar 100 pasien per hari. Itu pun mesinnya harus diputar tiga kali shift (pagi, siang, sore). Dengan penambahan nanti, insya Allah beban kerja bisa dikurangi dan pengoperasian cukup dilakukan dua shift saja, sehingga pelayanan lebih maksimal dan mesin lebih terawat,” jelasnya.

Penambahan jumlah mesin ini tidak hanya soal pengadaan alat, tetapi juga membutuhkan perluasan fasilitas bangunan yang memadai. Pihak rumah sakit tengah merencanakan pembangunan ruang rawat baru yang lebih luas.

“Karena jumlah mesin bertambah, maka harus membangun tempat atau ruangan baru. Saat ini konsep desain sedang dihitung dan dikonsultasikan dengan berbagai pihak, mulai dari konsultan bangunan medis, akademisi dari universitas, Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung, hingga Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur,” sambungnya.

Untuk tahap awal, akan ditambahkan sebanyak 20 unit yang akan ditempatkan di ruangan yang sudah ada di lantai dua. Sedangkan untuk pengembangan selanjutnya, lokasi baru direncanakan berada di sebelah timur Ruangan Melati, yang saat ini difungsikan sebagai area parkir karyawan.

Tidak hanya infrastruktur dan alat medis, RSUD dr. Iskak juga mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang handal. Sebanyak 17 perawat telah didaftarkan untuk mengikuti pelatihan khusus hemodialisa di berbagai rumah sakit rujukan nasional.

“Penambahan mesin berkonsekuensi dengan penambahan tenaga perawat yang ahli di bidangnya. Kita sudah mendaftarkan perawat kita untuk dilakukan pelatihan selama tiga bulan. Mereka dikirim ke pusat pelatihan seperti RSUD dr. Soetomo Surabaya, UGM, dan RSSA Malang,” jelasnya.

“Targetnya menambah jumlah tenaga ahli sampai 20 perawat. Namun karena permintaan pelatihan juga banyak, mereka pun harus mengantre. Diprediksi paling cepat bulan Maret mereka baru bisa mulai masuk pelatihan,” tambahnya.

Dokter Zuhrotul juga menambahkan bahwa pasien yang dilayani tidak hanya berasal dari wilayah Tulungagung. Banyak juga pasien yang merupakan rujukan dari daerah sekitar seperti Trenggalek dan kabupaten lainnya di Jawa Timur.

“Pasien terbanyak memang dari Tulungagung, tapi ada juga yang datang dari Trenggalek dan daerah lain. Kan tidak bisa dibatasi harus asal Tulungagung sendiri, karena ini menyangkut nyawa dan pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

Dengan adanya penambahan mesin dan fasilitas ini, diharapkan waktu tunggu pasien bisa dipercepat dan pelayanan kesehatan bagi penderita gagal ginjal menjadi jauh lebih baik dan manusiawi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *