Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITAInternasionalNasionalTNI

INSAN PERS INDONESIA BERDUKA ATAS GUGURNYA 3 PRAJURIT TNI DI LEBANON

30
×

INSAN PERS INDONESIA BERDUKA ATAS GUGURNYA 3 PRAJURIT TNI DI LEBANON

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, | khabarpetang.my.id – Duka mendalam menyelimuti Indonesia atas gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah menjalankan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. Insiden ini memicu perhatian luas, baik dari pemerintah, kalangan masyarakat, hingga insan pers nasional Rabu,01/04/26.

 

Example 300x600

Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dilaporkan gugur dalam dua serangan terpisah yang terjadi dalam kurun waktu 24 jam. Serangan pertama terjadi pada Minggu (29/3/2026) di pos unit Indonesia di Desa Adchit Al Qusayr, yang menewaskan Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon.

 

 

Sementara itu, serangan kedua terjadi pada Senin (30/3/2026), saat kendaraan pasukan Indonesia melintas di sekitar wilayah Bani Hayyan. Dalam insiden tersebut, Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan dinyatakan gugur.

 

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya di wilayah Lebanon dan sekitarnya. Situasi keamanan yang memburuk turut menjadi perhatian dunia internasional, mengingat pasukan perdamaian PBB bertugas menjaga stabilitas dan melindungi warga sipil.

 

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya ketiga prajurit tersebut. Pemerintah juga memberikan santunan kepada keluarga korban, serta penghargaan berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada para prajurit yang gugur.

 

Selain itu, pemerintah berkomitmen memberikan jaminan masa depan bagi keluarga yang ditinggalkan, termasuk kesempatan bagi putra-putri almarhum untuk bergabung dengan TNI atau Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) di masa mendatang.

 

Duka cita juga disampaikan oleh kalangan insan pers Indonesia. Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., Pakar Hukum Pidana Internasional sekaligus Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia, menyampaikan belasungkawa dalam keterangannya kepada sejumlah pemimpin redaksi media, baik nasional maupun internasional, dari kantor pusat partainya di Cijantung, Jakarta.

 

Ia menegaskan bahwa gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian merupakan kehilangan besar bagi bangsa. “Kejahatan dalam strategi perang seringkali tidak mengenal rasa kemanusiaan. Kami dari insan pers Indonesia turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga putra terbaik bangsa yang sedang menjalankan tugas mulia,” ujarnya.

 

Prof. Sutan juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan para korban agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

 

Situasi konflik di Timur Tengah yang semakin memanas turut memicu beragam respons dari masyarakat internasional. Sejumlah pihak menyerukan agar semua pihak yang terlibat konflik menahan diri dan menghormati hukum humaniter internasional, termasuk perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian.

 

Sebagai bagian dari komunitas global, Indonesia selama ini dikenal aktif dalam misi perdamaian dunia melalui kontribusi pasukan TNI di berbagai wilayah konflik. Pengorbanan para prajurit ini menjadi pengingat atas risiko besar yang dihadapi dalam menjalankan tugas kemanusiaan di medan konflik.

 

Atas peristiwa ini, berbagai elemen masyarakat Indonesia menyampaikan solidaritas dan doa, seraya berharap perdamaian dapat segera terwujud di kawasan yang dilanda konflik.

 

“Semoga pengabdian dan perjuangan para prajurit yang gugur mendapat ganjaran terbaik di sisi Allah SWT, serta menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa,” tutup Prof. Sutan.

 

(Redaksi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *