Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA

Sebanyak 12 orang mengalami luka bakar akibat ledakan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi

115
×

Sebanyak 12 orang mengalami luka bakar akibat ledakan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kota Bekasi, Khabar Phetang. My. Id – Sebanyak 12 orang mengalami luka bakar akibat ledakan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Kamis (2/4/2026) malam. Saat ini, seluruh korban masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit.

Di tengah proses penanganan korban, warga mengungkap detik-detik mencekam sebelum ledakan terjadi. Mereka mengaku sempat mencium bau gas menyengat yang cepat menyebar hingga ke permukiman sekitar lokasi.

Example 300x600

Tak lama berselang, suara dentuman hebat terdengar, disusul kobaran api besar yang memicu kepanikan warga. Sejumlah warga berlarian menyelamatkan diri untuk menghindari dampak ledakan.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kusumo Wahyu Bintoro, menyebut jumlah korban luka dalam insiden tersebut mencapai 12 orang. Seluruhnya mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan cukup serius.

“Memang untuk luka bakar ada sampai 60–70 persen. Sekarang masih mendapatkan perawatan terbaik di rumah sakit yang ada,” ujar Kusumo kepada wartawan di lokasi kejadian.

Para korban terdiri dari warga sekitar dan karyawan SPBE yang berada di lokasi saat kejadian. Hingga kini, proses pendataan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, relawan PMI, Indra Septian, menyebut kondisi korban cukup serius. “Rata-rata mengalami luka bakar, sebagian bahkan di atas 50 persen,” ujarnya.

Para korban langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit, di antaranya RS Citra Harapan, RS Kartika Husada Setu, RSUD Kota Bekasi, dan RSUD Kabupaten Bekasi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *