Rejotangan, | khabarpetang.my.id — Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Rejotangan secara resmi memberangkatkan sebanyak 372 siswa untuk mengikuti program Praktek Kerja Lapangan (PKL) sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis dunia industri pada tanggal 6/4/2026 lalu.
Program PKL ini menjadi salah satu upaya strategis sekolah dalam meningkatkan kompetensi siswa sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja secara nyata. Ratusan siswa tersebut berasal dari tujuh jurusan, yakni Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi, Teknik Elektronika Industri, Akuntansi, Manajemen Perkantoran, serta Layanan Penunjang Keperawatan dan Caregiving.
Para peserta PKL akan menjalani masa praktik selama enam bulan di berbagai Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) yang telah menjalin kerja sama dengan pihak sekolah. Lokasi penempatan siswa pun beragam, mulai dari dalam kota, luar kota, hingga luar provinsi, guna memberikan pengalaman kerja yang lebih luas dan komprehensif.
Kepala SMKN 1 Rejotangan, Dr. Santika, S.Pi., M.Si., secara langsung melepas keberangkatan para siswa. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga sikap dan etika selama menjalani praktik di dunia industri.
“Kami berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan kesempatan PKL ini dengan maksimal. Tunjukkan sikap profesional, disiplin, serta tanggung jawab. Jaga nama baik sekolah di manapun kalian ditempatkan,” ujar Dr. Santika.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa pengalaman PKL diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis siswa, tetapi juga membentuk karakter kerja yang siap bersaing di dunia industri yang semakin kompetitif.
Program PKL ini dinilai menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Dengan terjun langsung ke lingkungan industri, siswa diharapkan mampu memahami standar kerja profesional, budaya kerja, serta tantangan yang akan dihadapi setelah lulus nanti.
Selain itu, pihak sekolah juga memastikan bahwa seluruh peserta PKL tetap berada dalam pengawasan melalui sistem monitoring dan evaluasi berkala, guna menjamin proses pembelajaran di lapangan berjalan sesuai dengan tujuan pendidikan.
Dengan pelaksanaan PKL ini, SMKN 1 Rejotangan menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap kerja dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.( Susana Nofarinda )


















