BANYUASIN – khabarpetang.my.id || Di tengah sorotan zaman yang kerap melupakan akar nilai-nilai luhur, SDN 19 Air Salek, yang berlokasi di desa Srikaton Kecamatan, Air Salek, kabupaten Banyuasin. memilih jalannya sendiri: merawat semangat emansipasi melalui tindakan nyata. Dalam upacara yang digelar pagi ini, Selasa,(21/4/2026) Kepala Sekolah Sri Mujiyati, S, Pd., Sd. M, pd. memimpin jalannya peringatan Hari Kartini dengan penuh ketegasan namun menyentuh.
“Semangat Kartini harus selalu kita tanamkan dalam jiwa kita,semangat untuk selalu belajar mencapai cita cita yang tinggi tanpa membedakan laki laki atau perempuan,emansipasi harus kita junjung tinggi dengan tetap mengedepankan adap dan moral ,” ujar Ibu Sri sapaan akrabnya dalam sambutannya. “ semboyan Kartini habis gelap terbitlah terang adalah semboyan milik semua yang ingin berpikir merdeka,membangun bangsa agar terlepas dari semua kebodohan dan menolak dikerdilkan oleh batas-batas sosial,namun tetap melnjujung tinggi adab dan moral,menghormati yg lebih tua dan menghargai yg muda.”
Upacara berlangsung khidmat. Tak ada panggung glamor, tak ada orasi berlebihan. Hanya barisan anak-anak kecil yang diajarkan mencintai pengetahuan, menghargai sejarah, dan memaknai keberanian dalam bentuk yang paling sederhana: hadir, belajar, dan menghormati, dengan memakai baju adat dan batik.
SDN 19 membuktikan bahwa sekolah dasar bukan hanya tempat belajar baca tulis, tapi juga ruang tumbuhnya kesadaran sosial. Di tengah dunia yang bergerak cepat, sekolah ini memilih berhenti sejenak—untuk mengingat perempuan yang menulis dalam gelap, demi terang yang kini kita nikmati bersama. Tuturnya.
Reporter Mulyadi

















