Kab Cirebon, khabarpetang.my.id || Tradisi panjang jimat adalah ritual membersihkan benda pusaka yang di laksanakan di setiap tahun, Tradisi “Panjang Jimat” merupakan bagian penting di berbagai desa di Jawa Barat. tentunya di desa guwa kidul tidak lepas dari Tradisi ini dengan melibatkan tawur uang di depan masyarakat banyak di tempat terbuka, kegiatan tersebut terlihat di laksanakan di rumah kediaman Kuwu desa guwa kidul kecamatan kaliwedi kabupaten Cirebon Jumat (06/06/2025).
Acara tersebut di mulai dengan memandikan (membersihkan) benda pusaka yang umurnya sudah ratusan tahun yang di miliki Kuwu desa guwa pada ratusan tahun lalu. benda pusaka tersebut adalah dua buah kening atau Kemong,kalau masyarakat setempat mengatakan BARENG, serta benda lempengan besi kuning dan kayu yang berbentuk tongkat, yang pada masa itu kening atau (Kemong) di pergunakan oleh Kuwu desa guwa untuk mengumpulkan rakyatnya di padukuhan untuk bermusyawarah.
Setelah benda pusaka tersebut dimandikan, lalu dibalut kain berwarna putih dan di masukan kedalam peti khusus yang sudah persiapkan, dan di simpan ruangan khusus. Acara tradisi atau ritual dilaksanakan turun temurun dari Kuwu yang terdahulu hingga kini, yang saat ini dilaksanakan oleh Supandi Kuwu desa guwa kidul,
Yang mana dalam acara tersebut hadir pula lembaga BPD, perangkat desa, ketua RW, ketua RT, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta ratusan masyarakat desa guwa kidul. hal tersebut Kuwu desa guwa kidul saat di konfirmasi menyampaikan, “memandikan pusaka ini sudah di lakukan turun temurun di setiap tahun, benda warisan milik nenek moyang kita yang berbentuk kening atau Kemong, besi kuning serta kayu yang bentuknya seperti tongkat ini patut kita jaga kita rawat sehingga tradisi memandikan benda pusaka terus menerus kita jalankan di setiap tahun di moment hari raya Idhul adha tahun 1446 hijriyah. karena ini adalah salah satu budaya lokal kita yang ada di desa kita desa guwa kidul” katanya Supandi.
(Turah/betu)



















