Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITAOlahraga

Irak dan Indonesia Desak FIFA Transparan Pilih Tuan Rumah Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

241
×

Irak dan Indonesia Desak FIFA Transparan Pilih Tuan Rumah Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, 13 Juni 2025 — Khabarpetang.my.id | Federasi Sepak Bola Irak (IFA) resmi mengirimkan surat kepada FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) guna meminta adanya transparansi dan keadilan dalam proses pemilihan negara tuan rumah untuk babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dalam surat tersebut, Irak juga menyatakan dukungannya terhadap sikap Indonesia yang turut mendesak keterbukaan dalam proses seleksi.

IFA menyampaikan bahwa mereka telah mengajukan diri sebagai tuan rumah salah satu dari dua grup yang akan bertanding pada fase penting ini. Pengajuan tersebut dilakukan secara resmi dan tepat waktu sesuai batas yang ditentukan oleh AFC.

Example 300x600

“Dalam surat ini, IFA menegaskan bahwa Irak secara resmi telah mengajukan permohonan untuk menjadi tuan rumah pertandingan salah satu dari dua grup dalam batas waktu yang ditentukan oleh AFC,” tulis IFA dalam pernyataan resminya.

Yang menarik, IFA tidak hanya memperjuangkan kepentingan negaranya sendiri, tetapi juga menyebutkan dukungan terhadap Indonesia—yang juga mencalonkan diri menjadi tuan rumah. IFA menyatakan kesepahaman dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang meminta FIFA dan AFC memberikan penjelasan menyeluruh mengenai kriteria penentuan tuan rumah.

“IFA mendukung langkah Indonesia melalui PSSI yang menyerukan kejelasan dalam hal kriteria pemilihan tuan rumah. Ini penting agar tidak terjadi ketimpangan dan semua negara peserta memiliki peluang yang sama,” lanjut pernyataan IFA.

Dukungan timbal balik antara Irak dan Indonesia ini menjadi sinyal kuat bahwa negara-negara di Asia semakin vokal dalam menuntut keterbukaan di level pengambilan keputusan tertinggi. Terlebih, babak keempat merupakan fase krusial yang menentukan langkah akhir menuju panggung Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Hingga kini, FIFA dan AFC belum merilis secara resmi negara mana yang akan ditunjuk sebagai tuan rumah dari dua grup yang akan terbentuk di babak keempat. Proses seleksi sendiri diharapkan berlangsung adil dan berdasarkan kriteria yang objektif, termasuk kesiapan infrastruktur, keamanan, fasilitas tim, serta aspek logistik lainnya.

Sebagaimana diketahui, babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan mempertemukan enam tim dari babak ketiga yang terbagi ke dalam dua grup. Setiap grup akan berisikan tiga tim dan pertandingan digelar dalam format round-robin (setiap tim bertemu satu sama lain). Juara dari masing-masing grup otomatis lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, sementara tim peringkat kedua masih memiliki peluang melalui jalur playoff antarkonfederasi.

PSSI sendiri belum memberikan pernyataan resmi terbaru pasca dukungan dari Irak ini, namun sebelumnya Ketua Umum PSSI Erick Thohir telah menyuarakan pentingnya transparansi dalam pemilihan tuan rumah dan menegaskan bahwa Indonesia siap menggelar pertandingan jika dipercaya oleh FIFA dan AFC.

Situasi ini menunjukkan bahwa solidaritas antarnegara Asia kini menjadi faktor penting dalam menyuarakan keadilan di level internasional. Dengan adanya desakan dari dua federasi besar ini, publik kini menantikan bagaimana respons FIFA dan AFC dalam menjawab tuntutan tersebut.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *