Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Wujudkan Kota Nyaman, Dua Kampung di Yogyakarta Deklarasikan Panca Tertib

57
×

Wujudkan Kota Nyaman, Dua Kampung di Yogyakarta Deklarasikan Panca Tertib

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Yogyakarta, khabarpetang.my.id — Pemerintah Kota Yogyakarta kembali memperkuat komitmen menciptakan lingkungan kota yang tertib dan nyaman melalui pencanangan Gerakan Kampung Panca Tertib di dua wilayah sekaligus, yakni Kampung Sagan dan Resonegaran, Kelurahan Terban, Kemantren Gondokusuman. Acara tersebut digelar pada Kamis sore, 31 Juli 2025, di Hotel Galuh Anindita Yogyakarta, dan diresmikan langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Dalam sambutannya, Hasto menegaskan pentingnya tindakan nyata dalam menjalankan program, bukan sekadar seremonial.

Example 300x600

“Harus ada perubahan konkret, meskipun kecil. Yang penting berkelanjutan,” ujarnya.

Gerakan Kampung Panca Tertib mencakup lima aspek utama: Tertib Administrasi, Tertib Lingkungan, Tertib Berlalu Lintas, Tertib Sosial, dan Tertib Hukum. Kampung Sagan dan Resonegaran memilih untuk memfokuskan langkah awal pada tertib lingkungan, terutama pengendalian sampah liar dan pengembangan lorong sayur dan buah untuk mendukung ketahanan pangan.

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat, menyebutkan bahwa pencanangan ini menjadi kampung ke-146 dan 147 dari total target 169 kampung hingga 2026. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran lembaga masyarakat, OPD, hingga kampus.

Kampung Sagan dan Resonegaran memprioritaskan tertib lingkungan. Ini sebagai antisipasi terhadap sampah liar dan optimalisasi lorong kampung menjadi lorong sayur atau buah,” jelas Octo saat diwawancarai awak media.

Gerakan ini juga mendukung tiga fokus utama Pemkot Yogyakarta: pendidikan karakter, kelestarian lingkungan, dan ketahanan pangan, selaras dengan visi-misi Wali Kota. Model keberhasilan kampung-kampung seperti Suronatan dan Kampung Tompeyan menjadi inspirasi yang akan terus dikembangkan.

“Evaluasi akan terus dilakukan untuk menggali potensi unggulan tiap kampung dan dijadikan contoh inspiratif bagi kampung lainnya,” tutupnya. (Fqh).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *