Kab Cirebon, khabarpetang.my.id || Masyarakat kesulitan membuat barcode BBM bersubsidi, apakah akibat kendala teknis aplikasi, kesulitan administrasi antar dinas, keterbatasan akses pegawai, atau ketidakjelasan informasi, sehingga ada salah satu masyarakat ingin memakai BBM bersubsidi di buat mengeluh dan kebingungan (09/10/2025).
Hal tersebut terjadi pada salah satu warga masyarakat kabupaten Cirebon sebut eseng (nama samaran) di stasiun pompa bahan bakar minyak (SPBU) 34.45115 jalan raya winong Cirebon yang kendaraan roda empatnya mogok kehabisan bensin persis di depan pom bensin tersebut.
setelah mobil berhasil di dorong di pengisian BBM namun di tolak untuk mengisi BBM bersubsidi karena tidak mempunyai barcode, dan disarankan untuk mengisi BBM non subsidi, hal tersebut tidak di persoalkan dan terpaksa isi BBM non subsidi.
Mengingat kemapuan keuangan akhirnya warga masyarakat tersebut eseng di hari yang sama ingin di buatkan barcode di kantor SPBU tersebut, dengan segala persyaratan yang di perlukan seperti foto copy KTP, foto copy STNK dan foto copy BPKB di berikan ke petugas SPBU sebut untuk membuat barcode.
Asep, salah satu pegawai pengawas SPBU tersebut memasukan data untuk di buatkan barcode BBM bersubsidi dengan menjanjikan satu Minggu barcode tersebut di pastikan sudah jadi dan sudah bisa di pergunakan, namun sampai hari ini belum ada kepastian yang jelas bahkan di suruh tunggu satu bulan.
Wartawan (turah)



















