Kab Cirebon, khabarpetang.my.id || Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp 900 ribu di desa wilayah Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, melalui Kantor Pos Indonesia Cabang Kaliwedi telah dimulai sebagai bagian dari tahap awal pencairan untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025. Minggu (23/11/2025)
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT kesra) senilai Rp 900.000 melalui PT Pos Indonesia cabang kaliwedi dengan sebanyak 2040 penerima BLT kesra sedang berjalan secara bertahap di desa sekecamatan kaliwedi kabupaten Cirebon.
Sanuri.SE Selaku kepala cabang PT pos Indonesia kaliwedi 45156 Mengatakan, “hari ini di mulai nya penyaluran BLT kesra di desa di wilayah kecamatan kaliwedi dilaksanakan untuk tahap pertama Menyalurkan bansos kesra atau BLT yang sebesar sembilan ratus ribu (Rp 900). untuk warga miskin Dalam keadaan kondusif, “katanya.
“Dengan sebanyak 2040 penerima manfaat yang ada di desa sekecamatan kaliwedi semoga bisa tersalurkan semuanya Dan bermanfaat, penerima bansos sangat berterima kasih kepada PT pos Indonesia Kpc yang dalam penyaluran nya ramah dan sopan Dan mudah”, pungkasnya.
Nurkolifah salah satu Warga masyarakat desa guwa lor blok kalen suda RT 02 RW 04 salah satu penerima bantuan langsung tunai (BLT kesra) saat di konfirmasi mengatakan dirinya merasa senang dan bahagia, karena dengan mendapatkan uang kes sebesar 900 ribu dari pemerintah setidaknya bisa membantu ekonomi keluarga apalagi saya sudah punya anak dua yang kebutuhannya makin tinggi, “katanya.
Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) secara resmi memulai penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahap awal pada Jumat, 21 November 2025. Bantuan sosial senilai Rp 900.000 ini disalurkan melalui PT Pos Indonesia, dan difokuskan kepada kelompok penerima manfaat kategori Non-Bansos, yaitu keluarga pra-sejahtera yang belum pernah mendapatkan program reguler seperti PKH maupun BPNT.
Program ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun serta sebagai respons terhadap kondisi ekonomi yang masih dalam pemulihan.
Penerima BLT Kesra tahap ini ditentukan melalui proses validasi data yang terdapat dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Sasaran utamanya adalah: Keluarga pra-sejahtera atau rentan miskin Tidak tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Belum pernah terdaftar pada BPNT (Program Sembako) Masuk dalam kategori Non-Bansos yang sudah diverifikasi pemerintah daerah dan Kemensos
Kriteria ini dipilih agar bantuan dapat menyasar kelompok penerima baru yang selama ini belum tersentuh skema perlindungan sosial reguler.
Wartawan: turah/mangbetu



















