Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Pengerjaan Proyek jalan Gambir di duga asal asalan tidak sesuai standar teknis nasional.

8
×

Pengerjaan Proyek jalan Gambir di duga asal asalan tidak sesuai standar teknis nasional.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Singkawang, Kalbar // Proyek Peningkatan Jalan Gambir di Kota Singkawang yang dikelola oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat menjadi sorotan publik didugaan kualitas dan kuantitas pekerjaan proyek tidak sesuai standar teknis pengerjaan jalan nasional.

 

Example 300x600

Proyek yang melanjutkan angaran pantastis dengan nilai kontrak Rp18.834.044.213,00 tersebut dikerjakan oleh PT Cakrawala Surya Raya selaku penyedia jasa, dengan pengawasan oleh KSO PT Kurnia Citra Nusa, PT Bintang Inti Rekatama, dan PT Lima Pilar Persada,proyek yang di tunggu dan di dambakan masyarakat Gambir kelurahan Maya sopa kecamatan Singkawang timur tersebut di kerjakan asal asalan.

 

Dari hasil pantauan dilapangan saat mendapatkan info dari masyarakat setempat yang tidak mau disebutkan namanya pada Rabu (27/5/2026), ditemukan sejumlah kondisi fisik aspal yang dinilai memerlukan perhatian serius Permukaan aspal terlihat kasar, batu split campuran aspal tampak menonjol dan kasar , serta terdapat beberapa rongga pada beberapa bagian permukaan aspal.

 

Kondisi tersebut diduga mengindikasikan pengurangan. Kualitas dan ketidak sesuaian komposisi campuran material (Job Mix Formula/JMF) atau proses penghamparan yang tidak sesuai standar teknis pelaksanaan pengerjaan proyek jalan standar nasional.

 

Hasil pengamatan visual dilapangan menunjukkan ketebalan lapisan aspal di beberapa titik diperkirakan berkisar antara 3 hingga 4 sentimeter. Sementara itu, sambungan antar hamparan aspal (joint) tampak cekung dan tidak rata. Temuan tersebut memunculkan dugaan lemahnya pengendalian mutu dalam proses pekerjaan serta pengawasan dari pihak yang mendapatkan amanah sebagai pemenang tender pelaksana pengawasan proyek tersebut.

 

untuk memastikan kesesuaian mutu pekerjaan dengan spesifikasi sesuai standar nasional dan perjanjian kontrak , diperlukan pengujian laboratorium melalui metode Core Drill atau pengambilan sampel silinder aspal. Pengujian tersebut penting untuk mengetahui tingkat ketebalan, kepadatan, serta kualitas material aspal secara ilmiah dan terukur.

 

Tim investigasi media meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat bersama konsultan pengawas segera melakukan uji teknis terhadap titik-titik yang dinilai bermasalah.

 

Langkah tersebut diperlukan guna memastikan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan tidak menimbulkan potensi kerugian negara. Seorang praktisi konstruksi yang enggan disebutkan namanya menilai pengawasan lapangan perlu diperketat agar kualitas pekerjaan tetap terjaga. Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan jalan harus memenuhi standar teknis karena menyangkut keselamatan dan ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang harapan semua masyarakat selama berpuluh tahun.

 

Mengacu pada ketentuan dalam Undang-Undang Jasa Konstruksi, penyedia jasa bertanggung jawab terhadap mutu hasil pekerjaan selama masa pelaksanaan hingga masa pemeliharaan.

 

Apabila ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi teknis, kontraktor dapat diwajibkan melakukan perbaikan sesuai hasil evaluasi teknis dan ketentuan kontrak yang berlaku.

Sumber : Kusnadi

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *