Kabupaten Bekasi – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pasar tumpah di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (11/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mencari solusi atas aktivitas perdagangan yang kerap menimbulkan kemacetan dan gangguan ketertiban di sejumlah ruas jalan.
Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM meninjau kondisi pedagang yang berjualan di bahu jalan serta dampak yang ditimbulkan terhadap arus lalu lintas. Ia juga berdialog dengan para pedagang dan warga sekitar untuk mendengarkan langsung aspirasi serta mencari solusi yang dapat mengakomodasi kepentingan semua pihak.
Menurut KDM, keberadaan pasar tumpah merupakan bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat yang harus mendapat perhatian. Namun, penataan yang baik tetap diperlukan agar tidak mengganggu fungsi jalan dan keselamatan pengguna jalan.
“Kita ingin masyarakat tetap bisa berdagang dan mencari nafkah, tetapi ketertiban serta keselamatan pengguna jalan juga harus menjadi perhatian bersama,” ujar KDM saat meninjau lokasi.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi akan melakukan koordinasi dan kajian untuk menyiapkan lokasi yang lebih tertata bagi para pedagang. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keberlangsungan usaha masyarakat tanpa mengorbankan ketertiban dan kenyamanan publik.
Kunjungan gubernur tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Mereka berharap pemerintah dapat segera merealisasikan penataan pasar tumpah yang selama ini kerap menjadi penyebab kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.
Ke depan, pemerintah daerah berencana melakukan pendataan pedagang serta menyusun langkah-langkah penataan yang melibatkan seluruh pihak terkait. Dengan pendekatan tersebut, solusi yang dihasilkan diharapkan dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi pedagang maupun masyarakat luas.
Peninjauan langsung yang dilakukan Gubernur Jawa Barat menjadi sinyal keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan pasar tumpah di Cikarang, sekaligus mencari jalan keluar yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi masyarakat dengan kebutuhan akan ketertiban dan keselamatan di ruang publik.
Haris Pranatha, C. PFW., C. MDF., C. JKJ., C. FTAX
















