PELALAWAN ( KP ) – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum melakukan kunjungan kerja ke kawasan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang terletak di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, pada Minggu (22/6/2025). Kunjungan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri terhadap pelestarian lingkungan dan perlindungan satwa liar, khususnya gajah Sumatera yang merupakan spesies endemik dan saat ini berada dalam status sangat terancam punah.
Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Riau dan sejumlah pejabat utama Polda Riau, seperti Irwasda, Dir Polair, dan Dir Krimum, Kapolda Riau meninjau langsung kondisi kawasan hutan konservasi dan berinteraksi dengan petugas Balai TNTN. Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, S.M. serta Kepala Balai TNTN Heru Sukmantoro, S.Hut., M.M.
Setibanya di lokasi, rombongan Kapolda Riau disambut langsung oleh Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri, S.I.K., beserta Wakapolres dan jajaran pejabat utama Polres Pelalawan. Penyambutan dilakukan secara sederhana namun penuh makna, menandai pentingnya sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan pengelola kawasan konservasi.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa keberadaan hutan dan satwa liar, termasuk gajah Sumatera, merupakan aset yang sangat berharga bagi keberlangsungan ekosistem dan kehidupan manusia. Ia mengingatkan bahwa aktivitas ilegal seperti perambahan hutan, pembakaran lahan, dan perburuan liar merupakan ancaman serius yang harus dihentikan bersama-sama.
“Perlu adanya keselarasan antara manusia dan alam. Kita harus berikan keadilan bagi lingkungan, karena lingkungan yang rusak hari ini akan mewariskan bencana bagi generasi yang akan datang,” tegas Irjen Herry.
Sebagai bagian dari kegiatan ini, Kapolda Riau juga mengumumkan rencana penanaman 790 batang pohon di kawasan TNTN. Angka ini dipilih sebagai simbol peringatan Hari Bhayangkara ke-79 dan menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Tidak hanya meninjau dan berdialog, Kapolda Riau juga mengikuti sesi edukasi bersama petugas konservasi yang menjelaskan peran penting TNTN dalam menjaga keberagaman hayati, termasuk sebagai habitat alami gajah Sumatera. Dalam sesi tersebut, Irjen Herry secara langsung memberikan pakan kepada beberapa gajah binaan sebagai simbol kepedulian dan bentuk kedekatan antara manusia dan satwa.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan edukatif. Rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, baik dari aparat, masyarakat sekitar, maupun pengelola taman nasional.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan ekosistem yang kini semakin terancam akibat aktivitas manusia. Taman Nasional Tesso Nilo sendiri merupakan salah satu kawasan konservasi paling penting di Pulau Sumatera, dengan luas sekitar 81.000 hektare dan menjadi rumah bagi berbagai spesies langka, termasuk gajah, harimau, dan burung endemik.
Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya menunjukkan sisi humanis dalam menjaga ketertiban dan keamanan, tetapi juga menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab sosial institusi.



















