Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA

Viral..!! Hujan Deras Sejak Sabtu Malam, Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bekasi Terendam Banjir

55
×

Viral..!! Hujan Deras Sejak Sabtu Malam, Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bekasi Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kabupaten Bekasi – Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Bekasi sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi (18/1/2026) menyebabkan banjir di sejumlah titik, baik ruas jalan utama maupun kawasan permukiman warga. Hingga Minggu siang, intensitas hujan masih tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda akan reda.

Example 300x600

Sejumlah wilayah terdampak banjir, di antaranya jalan utama Perumahan Gramapuri Persada yang tergenang air sehingga menghambat aktivitas warga. Kondisi serupa juga terjadi di Perumahan Puri Cikarang Hijau, Kecamatan Cikarang Utara, akibat hujan yang berlangsung semalaman.

Di wilayah Cikarang Barat, warga Jarakosta yang hendak menuju arah PT Semen Gresik Warung Sengon diimbau menunda perjalanan. Pasalnya, sejak Sabtu malam jalan tersebut tidak dapat dilalui akibat genangan banjir yang cukup dalam.

Banjir juga merendam Jalan Raya Industri tepat di depan Balai Desa Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa sehingga arus lalu lintas terpaksa ditutup sementara.

Sementara itu, Perumahan Puri Nirwana Residence (PNR), Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, turut terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Genangan air terjadi akibat hujan deras berkepanjangan yang diperparah oleh sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air.

Genangan air juga dilaporkan terjadi di Jalan Thamrin Boulevard Jababeka arah Stadion Wibawa Mukti. Sejumlah pengendara, khususnya sepeda motor, terjebak dan mengalami mogok. Pengguna jalan diimbau untuk menghindari jalur tersebut hingga kondisi kembali normal.

Di Kecamatan Sukatani, banjir merendam Perumahan Sukamanah Resident pada Minggu pagi. Warga memilih tetap waspada sambil menunggu air surut.

Kondisi lebih parah terjadi di Kampung Kaliulu, Desa Karangharja, Kecamatan Cikarang Utara. Banjir kembali merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa akibat luapan Kali Cibeet yang diperparah hujan deras sejak semalam. Warga bergotong royong mengevakuasi diri dan menyelamatkan barang-barang berharga.

Selain itu, Jalan Pantura Teuku Umar, Cikarang Barat, tepatnya di depan PT Baja, kembali terendam banjir. Lokasi tersebut dikenal sebagai titik langganan banjir saat hujan deras berkepanjangan.

Banjir juga terjadi di Kampung Blokang RT 02/06, Desa Karangsetia, Kecamatan Karangbahagia. Luapan Kali Cikarang yang diduga dipicu aktivitas proyek pembangunan jembatan perumahan menyebabkan air merendam permukiman warga dengan ketinggian mencapai dada orang dewasa.

Sementara itu, banjir terparah dilaporkan terjadi di Kampung Korbakbaya, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan. Ketinggian air mencapai dada hingga leher orang dewasa. Proses evakuasi warga dilakukan oleh tim gabungan TNI, Polri, dan pemerintah setempat.

Di wilayah Cikarang Barat dan sekitarnya, banjir juga merendam sejumlah kawasan di Kelurahan Wanasari, di antaranya Perumahan Kartika Wanasari, Mustika Wanasari, Hasta Graha, hingga Regensi II, dengan ketinggian air berkisar antara 25 hingga 50 sentimeter. Kondisi serupa terjadi di Desa Muktiwari serta Desa Telaga Murni, termasuk genangan di Jalan Raya Pantura Rawa Palangan yang masih dapat dilalui kendaraan roda empat.

Banjir juga melanda Perumahan Metland Tambun, Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Sementara di Perumahan Villa Mutiara yang berada di sisi Kali Sadang, ketinggian air mencapai 20 hingga 50 sentimeter dan berdampak pada sekitar 2.900 kepala keluarga dari sejumlah RW.

Genangan setinggi sekitar 60 sentimeter turut terpantau di Jalan Raya Teuku Umar, tepatnya di depan RSUD Kabupaten Bekasi, Desa Cibuntu. Sementara itu, Jalan Imam Bonjol di Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, tergenang hingga sekitar 50 sentimeter sehingga mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas.

Hingga saat ini, warga di wilayah terdampak berharap hujan segera reda agar banjir dapat surut dan aktivitas kembali normal. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diimbau untuk terus melakukan pemantauan serta penanganan di titik-titik rawan banjir.

Penulis: Haris Pranatha
Ketua Umum/Kepala Biro Bekasi, Jawa Barat (Pers Nasional)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *