Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITADaerahNasional

Jelang Ramadan 1447 H, Camat Tapung Hulu Tekankan Pelestarian Adat dan Penguatan Persaudaraan

88
×

Jelang Ramadan 1447 H, Camat Tapung Hulu Tekankan Pelestarian Adat dan Penguatan Persaudaraan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TAPUNG HULU, khabarpetang.my.id – Camat Tapung Hulu, Nuryadi, SE, mengajak masyarakat untuk menjaga marwah, adat, dan budaya Melayu dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Ajakan tersebut disampaikan melalui imbauan terkait pelaksanaan tradisi Balimau Kasai agar tetap sesuai dengan nilai adat dan ajaran Islam.

Dalam keterangannya, Nuryadi menegaskan bahwa Balimau Kasai merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Melayu sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin menjelang Ramadan. Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaannya tidak menyimpang dari norma agama maupun adat istiadat.

Example 300x600

“Mari kita jaga marwah kita, jaga tradisi dan budaya adat kita. Lestarikan budaya ini sampai ke anak cucu kita nanti. Ramadan adalah bulan penuh ampunan, momentum untuk mempererat persaudaraan. Belum tentu umur kita sampai di Ramadan berikutnya,” ujar Nuryadi dengan penuh haru.

Dalam imbauannya, Pemerintah Kecamatan Tapung Hulu menekankan beberapa hal penting kepada masyarakat, di antaranya:

• Melaksanakan Balimau Kasai dengan niat ibadah dan muhasabah diri.

• Menjaga adab, aurat, dan pergaulan sesuai syariat Islam.

• Menghindari pergaulan bebas dan hiburan yang melalaikan.

• Menghormati nilai adat Melayu yang berlandaskan agama.

• Menjadikan momentum tersebut sebagai ajang mempererat silaturahmi dan persatuan umat.

Menurutnya, menjaga budaya bukan sekadar mempertahankan tradisi, melainkan juga menjaga akhlak serta identitas masyarakat Kampar sebagai bagian dari Melayu yang berpegang teguh pada nilai keislaman.

“Saya bangga dengan masyarakat Tapung Hulu. Jika kita terus menjaga kebersamaan dan nilai-nilai luhur, insyaAllah desa kita akan lebih maju dan sukses dari tahun sebelumnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nuryadi menyampaikan bahwa Ramadan harus dimaknai sebagai waktu untuk memperbaiki diri dan memperkuat solidaritas sosial. Ia berharap masyarakat Tapung Hulu dapat menyambut Ramadan dengan hati yang bersih serta semangat kebersamaan.

“Lestarikan budayanya, jaga akhlaknya, sambut Ramadan dengan hati yang bersih,” pesannya.

Tradisi Balimau Kasai sendiri setiap tahunnya menjadi perhatian publik karena melibatkan partisipasi masyarakat dalam jumlah besar. Oleh karena itu, pemerintah kecamatan mengingatkan agar kegiatan tersebut tetap tertib, menjaga norma kesopanan, serta tidak menimbulkan hal-hal yang bertentangan dengan nilai agama dan ketertiban umum.

Dengan imbauan tersebut, Pemerintah Kecamatan Tapung Hulu berharap pelaksanaan Balimau Kasai tahun ini dapat berjalan khidmat, aman, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

( Redaksi )

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *