Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITAInternasional

Profesor Sutan Nasomal Soroti Dampak Global Konflik Iran–Israel, Ingatkan Potensi Krisis Pangan dan Energi

45
×

Profesor Sutan Nasomal Soroti Dampak Global Konflik Iran–Israel, Ingatkan Potensi Krisis Pangan dan Energi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, |khabarpetang.my.id – Pakar hukum internasional, Sutan Nasomal, mengingatkan potensi dampak luas konflik antara Iran dan Israel yang dinilai dapat memicu krisis global, terutama di sektor pangan dan energi.

 

Example 300x600

Dalam keterangannya kepada sejumlah pemimpin redaksi media, Sutan Nasomal menyebut konflik yang telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir itu berpotensi memperburuk kondisi kemanusiaan di berbagai belahan dunia. Ia menilai eskalasi konflik tidak hanya berdampak regional, tetapi juga dapat menjalar ke tingkat global.

 

“Perang ini berisiko memicu krisis makanan dan energi yang akan dirasakan hampir seluruh negara di dunia,” ujarnya dari Kantor Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia di kawasan Kalisari, Cijantung, Jakarta.

 

Menurutnya, konflik tersebut melibatkan kekuatan besar dunia dengan blok dukungan masing-masing, sehingga berpotensi berlangsung dalam jangka panjang. Ia memproyeksikan dampak lanjutan berupa terganggunya distribusi energi global hingga melonjaknya harga kebutuhan pokok.

Namun demikian, sejumlah klaim terkait potensi kelaparan hingga miliaran penduduk dunia perlu dilihat secara hati-hati dan memerlukan verifikasi lebih lanjut dari lembaga internasional terkait, mengingat kompleksitas faktor penyebab krisis pangan global.

 

Sutan Nasomal juga menyoroti potensi instabilitas sosial di berbagai negara apabila krisis berkepanjangan terjadi. Menurutnya, tekanan ekonomi akibat kenaikan harga energi dan pangan dapat memicu ketidakpuasan masyarakat hingga konflik sosial di tingkat lokal.

 

Di sisi lain, ia mengkritisi peran negara-negara besar serta efektivitas lembaga internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam meredam konflik. Ia menilai diperlukan langkah konkret dan kolaboratif dari para pemimpin dunia untuk menghentikan eskalasi yang terjadi.

 

Lebih lanjut, Sutan Nasomal juga menyinggung pentingnya perhatian terhadap isu kemanusiaan di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait konflik yang melibatkan Palestina.

 

Dalam konteks nasional, ia mendorong Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk mengantisipasi kemungkinan dampak krisis global dengan memperkuat kemandirian pangan, energi, serta sektor kesehatan.

 

“Indonesia harus siap menghadapi potensi krisis dengan memperkuat kemandirian nasional, termasuk pengelolaan sumber daya alam dan pengembangan teknologi dalam negeri,” tegasnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya penguatan industri alat kesehatan dan obat-obatan dalam negeri guna mengurangi ketergantungan terhadap impor di tengah ketidakpastian global.

 

Meski demikian, sejumlah pandangan yang disampaikan merupakan analisis dan opini pribadi narasumber. Para pengamat internasional menilai bahwa dinamika konflik global sangat kompleks dan dipengaruhi berbagai faktor geopolitik, ekonomi, serta diplomasi antarnegara.

 

Pemerintah Indonesia sendiri hingga kini terus mengedepankan prinsip politik luar negeri bebas aktif serta mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan perdamaian dunia.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *