JAWA BARAT, Kota Cirebon, khabarpetang.my.id|| persatuan wartawan Indonesia (PWI) kota Cirebon adakan halal bihalal yang bertempat di Jl. Elang Raya kantor sekretariat PWI kota Cirebon,Sabtu (25/04/2026)
Di acara tersebut hadir Kapolres kota Cirebon AKBP Eko Iskandar, SH, MH, M.Si, Pemkot Cirebon yang diwakili Sutiyono Kabid DKIS, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon Agus Muntholib , ketua PWI Cirebon Alif Santosa, mantan ketua PWI, Dadang, mantan Sekertaris PWI, Djodjo Sutardjo, Walim, Akim dan Irwan Nurudin. ( Djodjo Sutardjo).jajaran pengurus PWI Cirebon serta hadir anggota PWI Cirebon.
Dilaksanakan nya kegiatan halal bihalal tahun 2026 tersebut dengan tujuan utamanya adalah mempererat tali silaturahmi antar anggota PWI Cirebon dan meningkatkan semangat persatuan dalam organisasi.
Di acara tersebut Kapolres kota Cirebon AKBP Eko Iskandar, SH, MH, M.Si, mengatakan di depan puluhan wartawan “penghargaan yang tinggi kepada segenap wartawan yang telah mengundang dirinya untuk bersilaturahmi.
” Polisi itu harus Ada, Berpikir, Berbuat dan Bermanfaat (AB3 ). Dengan motto AB3, in sya Allah kepercayaan masyarakat terhadap polisi akan meningkat “ujar putra terbaik kelahiran Palembang, seraya menyatakan mohon maaf bila masih ada oknum jajarannya yang masih belum move on dari gaya gaya lama.
“Dan saya berjanji akan terus meningkatkan komunikasi dengan wartawan dalam berbagai hal, yang bermanfaat bagi pembangunan di Kota Cirebon. Sesekali kita buat jadwal komunikasi sambil ngopi, ngobrol yg enteng enteng tapi terasa bermanfaat bagi masyarakat” pungkasnya.
Ditempat yang sama, Alif Santoso selaku ketua PWI kota Cirebon juga mengatakan “bahwa, Kekompakan insan pers sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalisnya.
“Bahkan peran strategis pers dalam menjaga independensi, menangkal hoaks, serta meningkatkan kualitas pemberitaan di era digital. Tantangan seperti derasnya arus informasi, disrupsi media, hingga tuntutan kecepatan dan akurasi menjadi perhatian utama para jurnalis saat ini, katanya.
“Dan para wartawan dapat terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip dasar profesi.
” Komitmen bersama untuk menjaga marwah pers sebagai pilar demokrasi, sekaligus memperkuat sinergi antara media dan pemangku kepentingan di daerah,pungkasnya.
(Turah/mangbetu)

















