KAMPAR | khabarpetang.my.id – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Kampar Kiri melalui berbagai kegiatan di tengah masyarakat. Salah satunya dengan melakukan pemantauan rutin terhadap lahan pertanian jagung yang dikelola bersama kelompok tani di wilayah Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Riau.
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan pada Sabtu (9/5/2026) di lahan pertanian milik Kelompok Tani Presisi Suka Tani yang berada di Desa Gunung Mulya. Pemantauan dipimpin langsung oleh IPDA Effendro Harta bersama Ketua Kelompok Tani Presisi Suka Tani, Adis Tata, serta sejumlah anggota kelompok tani lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung yang saat ini memasuki usia sekitar dua bulan masa tanam. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pertumbuhan tanaman terlihat cukup baik, subur, dan terawat dengan maksimal.
Lahan pertanian seluas kurang lebih 0,5 hektare itu sebelumnya telah ditanami bibit jagung pipil sebanyak lima kilogram sejak 7 Maret 2026. Dengan perawatan yang rutin dilakukan bersama kelompok tani, tanaman jagung diperkirakan akan memasuki masa panen pada Juni 2026 mendatang.
Kapolres Kampar AKBP Boby Sembayang melalui Kapolsek Kampar Kiri Kompol R.Z. Siregar menjelaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah pusat.
Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut berperan aktif membantu masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan daerah.
“Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, Polri hadir untuk mendukung para petani agar produksi pangan tetap berjalan baik dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Kompol R.Z. Siregar.
Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian dan kelompok tani menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah hukum Polsek Kampar Kiri. Dengan adanya pendampingan dan pemantauan secara rutin, diharapkan hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Selain melakukan pemantauan, jajaran Polsek Kampar Kiri juga terus memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Program ketahanan pangan yang dijalankan tersebut juga sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan produksi pertanian di daerah.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Presisi Suka Tani, Adis Tata, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan jajaran kepolisian terhadap para petani di Desa Gunung Mulya. Ia menilai keterlibatan Polri memberikan semangat tambahan bagi kelompok tani dalam mengembangkan lahan pertanian jagung.
“Kami merasa terbantu dengan adanya pendampingan dan perhatian dari pihak kepolisian. Semoga hasil panen nanti bisa maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dari hasil pengecekan terakhir, kondisi tanaman jagung dinilai cukup menjanjikan. Jika cuaca dan proses perawatan terus berjalan baik, hasil panen diperkirakan akan mencapai target yang diharapkan.
Kompol R.Z. Siregar menegaskan bahwa program ketahanan pangan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah hukum Polsek Kampar Kiri. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh positif dalam membangun kerja sama antara aparat kepolisian dan masyarakat di bidang pertanian.
“Polri ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Mudah-mudahan hasil panen nanti melimpah dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” tutupnya.
(red)



















