Pangkalan Kuras, | Khabarpetang.my.id — Kapolsek Pangkalan Kuras AKP Rinaldi Perlindungan, SH., bersama Kepala Desa Jusman meninjau lahan pertanian yang digunakan untuk program penanaman jagung nasional. Program ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi jagung dalam negeri Jumat, 12/09/2025.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek bersama Kades Jusman turun langsung menanam bibit jagung bersama masyarakat dan kelompok tani. Kehadiran aparat kepolisian disambut baik warga, karena dinilai mampu memberi semangat dan motivasi dalam mendukung program pemerintah pusat.
Kapolsek AKP Rinaldi Perlindungan, SH., menegaskan Polri siap mendukung penuh program ketahanan pangan Presiden. Menurutnya, kehadiran kepolisian di lapangan bukan hanya sebagai pengamanan, tetapi juga untuk memberikan motivasi kepada masyarakat.
“Ketahanan pangan adalah kunci ketahanan negara. Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan program ini berjalan lancar, sekaligus memberi semangat kepada para petani agar serius dalam mengelola lahan jagung ini,” jelas Kapolsek.
Sementara itu, Kades Jusman mengapresiasi langkah kepolisian yang hadir mendampingi masyarakat. Ia menyebutkan, keterlibatan aparat menjadi pendorong penting dalam membangun kepercayaan dan motivasi warga desa.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Kapolsek dan jajarannya. Dengan adanya dukungan ini, masyarakat lebih optimis bahwa program jagung nasional bisa berhasil di desa kami,” ujar Jusman.
Namun, sangat disayangkan pada uji coba sebelumnya bibit jagung yang sudah ditanam justru habis dimakan kambing milik warga. Peristiwa ini sempat menimbulkan kerugian bagi petani yang sudah bekerja keras menanam bibit.
Menanggapi hal tersebut, pihak desa bersama kepolisian langsung memberikan arahan kepada pemilik hewan ternak agar lebih bertanggung jawab menjaga peliharaannya. Mereka diingatkan untuk tidak melepas hewan sembarangan, khususnya di lahan pertanian yang menjadi bagian dari program Presiden.
“Kami sudah menegur dan memberikan arahan kepada pemilik kambing agar lebih berhati-hati. Jangan sampai kejadian ini terulang, karena akan merugikan banyak pihak, terutama petani,” tegas Kades Jusman.
Dalam kunjungan ini, Polsek Pangkalan Kuras juga menyerahkan bantuan bibit jagung dan pupuk kepada kelompok tani langkah ini diharapkan bisa menjadi solusi atas kendala sebelumnya, sehingga proses penanaman dapat berjalan kembali tanpa hambatan berarti.
Kapolsek menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjaga program ini. “Selain menanam, kita juga harus menjaga agar tanaman tidak terganggu. Kami percaya, dengan gotong royong masyarakat desa, hasilnya bisa sesuai harapan Presiden,” ujarnya.
Program jagung nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam mengurangi ketergantungan impor sekaligus meningkatkan pendapatan petani lokal. Dengan pemanfaatan lahan-lahan potensial, pemerintah menargetkan tercapainya swasembada jagung dalam beberapa tahun ke depan.
Masyarakat desa menyambut positif kegiatan ini. Mereka berharap pemerintah pusat maupun daerah terus memberi pendampingan, bukan hanya pada tahap penanaman, tetapi juga sampai ke tahap pemasaran hasil panen.
“Kami sangat berharap setelah panen nanti ada jaminan harga dan pasar yang jelas, sehingga hasil kerja keras petani benar-benar bisa meningkatkan kesejahteraan,” ungkap salah seorang petani.
Kunjungan Kapolsek Pangkalan Kuras AKP Rinaldi Perlindungan, SH., bersama Kades Jusman menunjukkan adanya sinergi nyata antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional meski sempat menghadapi kendala seperti bibit yang habis dimakan kambing, arahan dan pembinaan kepada pemilik ternak menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungan program ini.
Dengan dukungan semua pihak, program penanaman jagung di Pangkalan Kuras diharapkan bisa menjadi contoh keberhasilan implementasi kebijakan nasional di tingkat desa, sekaligus mendorong kemandirian pangan Indonesia (red).



















